Bagaimana Antioksidan Bekerja

Bagaimana Antioksidan Bekerja

Tulisan dari Prof Dr.H. Djoko Agus Purwanto, MSi, Apt

Saudara2ku semuanya … ini ada tulisan mas @Djoko Agus Purwanto yg saya upload tanggal 11 November 2015… tentang bagaimana kita bisa sakit … dan mengapa kita sangat membutuhkan anti oksidan.. apa sih anti oksidan itu… bagaimana perannya dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh… ini seri awal ya… nanti ada tulisan dan gambar2 penjelasan secara ilmiahnya masih sedang saya tulis..

Banyak sekali pertanyaan tentang ini yang datang langsung ke saya maupun ke istri saya sehingga akhirnya saya jelaskan secara rinci

Bagaimana antioksidan bekerja?

Jika kita mengupas sebuah apel dan dibiarkan sebentar dalam udara terbuka, maka apel tersebut menjadi kecoklatan karena enzim yang ada di dalam apel bereaksi dengan oksigen yang ada di udara. Untuk menghindari hal semacam ini biasanya apel direndam dalam perasan jeruk selama 3-5 menit agar tidak terbentuk warna kecoklatan. Air perasan jeruk mengandung antioksidan sehingga melindungi agar enzim dalam daging apel tidak berubah coklat. Dikatakan bahwa vitamin C dalam jeruk memiliki aktivitas antioksidan dan mencegah enzim dalam apel mengalami oksidasi. Senyawa EGCG yang ada di dalam teh memiliki aktivitas antioksidan 100 kali vitamin C.

Oksigen dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk menghasilkan energi di dalam tubuh. Namun hasil reaksi dengan oksigen ini menghasilkan radikal bebas yaitu suatu molekul yang tidak stabil dan sangat reaktif. Radikal bebas ini terbentuk saat terjadinya metabolisme, namun dapat juga dihasilkan dari luar tubuh misalnya paparan sinar ultra violet, radiasi senyawa radioaktif, polusi udara, asap rokok dan hasil pembakaran lainnya.

Keberadaan radikal bebas pada jaringan atau organ akan merusak jaringan/organ tersebut. Sifat dari molekul radikal ini apabila menumbuk suatu molekul stabil yang netral, maka molekul tersebut akan berubah menjadi radikal. Kondisi ini akan menyebabkan kerusakan pada jaringan atau organ tersebut.

Serangan radikal bebas ini dapat menyebabkan kerusakan pada DNA, lemak maupun protein sehingga menyebabkan terjadinya penuaan dini, kerusakan jaringan, serangan jantung, penyakit kanker, dan sebagainya.

Untuk mencegah terjadinya kerusakan pada jaringan atau organ dibutuhkan senyawa antioksidan. Antioksidan ini akan menangkap serangan dari radikal bebas sehingga antioksidan disebut juga “free radical scavanger” atau penangkap radikal bebas.

Semakin banyak antioksidan yang berada dalam jaringan atau organ, maka jaringan atau organ tersebut akan terlindungi dari serangan radikal bebas. Beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan pemberian antioksidan yang tinggi diantaranya adalah kanker, penyakit kardiovaskuler,Diabetes Melitus, auto imun (lupus), asma, alergi, penyakit tulang, gangguan kelenjar, serta gangguan kesuburan.

Sementara ini yang dapat saya sampaikan , semoga sedikit ilmu ini bisa menjadi manfaat dan MediTea bisa membantu kesembuhan.. Aamiin YRA.

Kemudian banyak yang nanya

“kalau diet KetoFastosis kan tinggi lemak dan makan2nya cholesterol tinggi.. keju.. butter…telur.. ?? Apakah nggak malah berbahaya untuk tubuh .. karena saya kan minum obat cholesterol.. hypertensi .. juga saya pasien kanker..

Korelasinya ada dalam video diskusi antara Prof. Djoko dengan Founder Keto Fastosis Indonesia mas Tyo Prasetyo… durasinya 8.12 mnt.. tetapi saya masih menunggu ijin beliau berdua untuk meng upload disini..

dari diskusi ini menjadi alasan dan keputusan mas Darlingku untuk mulai belajar ber KFLS… beliau sangat setuju dengan puasa yang ada pada Diet KF… meski makanannya berat.. selama tidak ketemu sugar dan karbo sebenarnya aman2 dan justru bagus untuk metabolismenya… biarkan EGCG yang meningkatkan sistem imun kita terutama pada NK cell dan CD 8.

Dengan NK cell menghasilkan IFN (INTER FERON ) gamma (gak bisa keluar simbulnya), IFN gamma adalah Sitokin sinyal yang akan mengaktifkan kelenjar limpha (Lymh Node) untuk menghasilkan CD4 dan CD8. Sel CD 8 ini sangat sito toksik (cyto toxic) , CD 8 ini dikenal dg T cell ini yang mempunyai daya bunuh yang sangat tinggi pada sel kanker.

Sehingga yang membunuh adalah sel imun kita sendiri bukan EGCG nya.. tetapi EGCG menurut tabel riset mas Djoko yang membantu meningkatkan pembentukan NK sel sebanyak 3.5x , CD 8 hingga 3 x lipat., machropage hingga 3.3 x. (purwanto et.al, Indonesian jurnal of chemistry, 10(3):390-395)

Apalagi jika ditunjang dengan gula darah puasa yang rendah ini akan memicu tubuh sendiri melalui hepar berusaha membuat kebutuhannya sendiri dengan mengoptimalkan organ2 kita sendiri..

Dengan mengkonsumsi EGCG yang dengan cepat bisa menekan gula darah serta inflamasi2 yang terjadi pada tubuh … kemudian berdiet KF selain sistem imun kita menjadi “Melek” istilahnya mas Tyo Prasetyo…dan zat Ketone di otak aktif… selesai sudah semua permasalahan … ini idealnya ya…….

Kondisi Ketone yang dialami oleh para pelaku program Fastosis adalah kondisi dimana terbentuk “Ketone” akibat “conditioning” terhadap kondisi puasa dan polmak ketogenic (Nutritional Ketosis) dimana otomatis ketone yang dihasilkan merupakan hasil dari penurunan kadar hormon Insulin dan glukosa dalam darah, yang akan memicu meningkatnya hormon glukagon sebagai hormon pendukung metabolisme lemak.

Penurunan guldar memicu penggunaan energi lemak sbg sumber penghasil ketone di liver (hepar/hati), ketone diproduksi utk menggantikan glukosa yang berkurang di otak, saat ketone telah mendominasi kebutuhan energi di otak, maka tidak akan terjadi “HYPOGLYCEMIC” meski GDP dibawah 80mg/dL

Efek ketone yg dihasilkan dalam diet KFLS ini tidak akan melebihi 7 mMol darah, namun keefektifan standart program menetapkan jumlah ketone darah min. mencapai 2.2mMol. Ini akibat kolaborasi Intermitten Fasting polmak dengan memperpanjang periode tidak makan dan membatasi periode jendela makan.. dengan diet Ketogenic..

Program KFLS mengutamakan jumlah guldar yang harus mencapai dibawah 80mg/dL , dimana kondisi guldar rendah tidak akan mempengaruhi kondisi metabolisme ditubuh yang telah beradaptasi dengan kondisi puasa.

Mark Mattson beliau adalah Bapaknya Intermitten fasting, Profesor neuroscience telah menghasilkan 700 jurnal ternama “The most highly cited neuroscientist in the world” berawal risetnya pada tikus .. nggak ditulis ya puanjangg n mbulet..

Manfaat puasa yg yang lain tercatat dalam literature dari riset pada hewan n manusia ditulis dengan lengkap oleh Gunnars ada 24.. ini juga panjang..ttp intinya besuk ya saya capturenya

ini salah satu intinya dengan level gula rendah , otomatis mempercepat “selektivitas” thd sel2 abnormal ditubuh, serta memicu perbaikan menyeluruh yang menggeser keberadaan berbagai sel di tubuh yang tidak “keep up” dengan kondisi kalori defisit dan metabolisme lemak yang digunakan.

Terutama untuk sel2 yang bersifat anabolik spt sel2 imun yang inflamatif, sel2 malignant (kanker) , sel2 terinfeksi atau pathogen, sel2 yg rusak n menua , dan berbagai sel abnormal lain di tubuh.

Bukan lagi terjadi Keto asidosis seperti yang dilontarkan oleh beberapa orang yang sebenarnya kurang faham dan belum mempelajari ilmu ini tetapi sudah menghujat dan membuat statemen yang kurang bijaksana.. dan ini diberitakan di media2 televisi serta BM yg beredar voa medsos dan inernet

Ketoacidosis ini merupakan kondisi dimana “Ketone” diproduksi dalam jumlah yang sangat tinggi sekali di tubuh diatas 15mMol, dan pasti disertai dengan tingginya gula darah yg diatas 200mg/dL.

Noted .. pelajari dulu.. pahami .. jika yakin lakukan.. tetapi jika belum yakin dan tidak yakin minggiirrrr jauh2… karena diet ini tidak berlaku untuk anda, tetapi jangan nyinyir karena yang baik untuk saya belum tentu baik untuk orang lain.

tetapi yakin bahwa diet ini dengan berpuasa juga dilakukan oleh nabi2 ALLOH hingga Rasululloh … saat itu disana tidak seperti sekarang yang gampang makan nasi.. makan buah.. makan roti.. saat itu adalah masa sulit (jangan lihat masa sekarang.. karena modernisasi) lahan disana kering rumput saja tidak bergoyang dan tidak tumbuh.. apalagi nasi..

Rasululloh bisa berperang dan menang dalam kondisi puasa.. minum air zamzam dan makan hewan dari hasil buruan .. so.. karena saya muslim saya pelajari ini dari sisi agama saya.. dan sy yakin serta bermanfaat bagi saya.

tulisan ini saya buat berdasarkan cuplikan tulisan cerdas berketo dr.Agnes Tri Harjaningrum.. juga beberapa materi seminar KFLS

semoga bermanfaat.. ayo belajar lagi.. ilmu baru bukan berarti jelek.. tetapi dibutuhkan dukungan agar ilmu tersebut menjadi sempurna……

ayo hidup sehat
Jika sekiranya bermanfaat monggo di share tanpa ijin dulu…

*antioksidan#
*hubunganEGCGdgnKFLS#
*seri1#

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


WhatsApp chat