FAQs

Tanya Jawab MediTea

Silahkan baca lebih detail pertanyaan-pertanyaan yang sering di tanyakan oleh para customer MediTea diseluruh Indonesia


Normal

MediTea tidak mengandung pewarna.. Murni tehhijau karena untuk diminum sehari² serta untuk pencegahan dan kesehatan maka harus alami tidak mengandung zat pewarna dan perasa. Warna tehhijau adalah kecoklatan (coklat muda) yg setelah beberapa lama menuju kea rah gelap menuju ke warna coklat merah. Jadi namanya saja tehhijau tetapi warnanya tidak hijau banget seperti daun teh yang berada di pohon.

MediTea dibuat dengan sangat alami.. berupa ekstraksi daun tehhijau dengan persyaratan khusus dengan umur pohon, urutan dan harus non pestisida. Dibuat oleh pabrikan yang higienisdan harus memenuhi standart CPOB (CARA PEMBUATAN OBAT YANG BAIK)

Dikemas dalam sachet berupa serbuk hasil dari ekstraksi siap minum yang mengandung sekitar 125-150 mg EGCG setara dengan 5-10 gelas the hijau biasa.

Semua proses ekstraksi dan pembuatan sediaan telah dilakukan dengan cermat dan melalui penjaminan mutu produksi sehingga senyawa aktif EGCG nya tidak rusak dan berubah menjadi senyawa lain

Khasiat lain dari MediTea adalah memperbaiki sitem imun tubuh sebagai Immuno regulator (mengembalikan fungsi fisiologis tubuh menjadi normal)..

Kandungan EGCG yang tinggi ini bisa mencegah berbagai penyakit, mencegah serangan radikal bebas pada sel-sel yang sehat. (ada dalam edisi 1)

Membantu menyembuhkan HIV-AIDS, menurunkan atau meningkatkan cholesterol , menaikkan atau menurunkan tekanan darah, serta berbagai macam penyakit akibat terganggunya keseimbangan normal dalam tubuh.

EGCG tidak bisa mengoksidasi sendok besi, karena EGCG bukan OKSIDATOR justru EGCG itu anti oksidan… mengapa dalam saran penyajian disarankan tidak menggunakan sendok besi?
Agar khasiat EGCG tetap terjaga …. Agar para konsumen pemakai mendapatkan manfaat yang lebih baik. Dalam informasi produk dijelaskan bahwa MediTea mudah teroksidasi kalau dibiarkan dalam kemasan terbuka.. sehingga penggunaan logam sebaiknya dihindari.

Dalam hal ini Prof. Dr. Djoko Agus Purwanto sangat memperhatikan hal-hal kecil yang bisa mengurangi manfaat bagi para pengguna MediTea.

Insha ALLOH kami Amanah dalam pembuatan MediTea karena formulasinya diatur sesuai dengan Riset terhadap tehhijau selama 21th , dan memiliki dasar keilmuan yang kuat.

TIDAK BISA….. EGCG (Anti oksidan dalam tehhijau) tidak bersifat sebagai INSULIN LIKE

Memang EGCG baik untuk penderita Diabetes Melitus tetapi mekanismenya melalui sifat anti oksidan artinya tidak dapat SEGERA menurunkan kadar gula darah seperti OAD (OBAT ANTI DIABETES) tetapi lebih pada memperbaiki penyebabnya , baik pada perlindungan terhadap sel beta pancreas , maupun terhadap perbaikan terhadap RESISTENSI INSULIN.


Semoga pertanyaan dan kebingungan saudara2ku bisa terjawab. Dalam pembuatan sediaan yang berhubungan dengan kesehatan memang harus dilakukan dengan super hati² dan dibuat secara teliti dan higienis.. tidak asal pruduk MediTea laku keras sehingga kami membabibuta mengejar kekayaan secara kurang benar.

Mengapa hingga kini pada kemasan MediTea masih diberi tulisan HANYA UNTUK KALANGAN SENDIRI ?? Apakah tidak berijin? Ini adalah karena kehati²an kami dalam melepas produk MediTea … karena proses produksi yang masih sangat banyak kendala.. dan Prof. Dr. Djoko Agus Purwanto yang ingin selalu konsisten pada manfaat pada produk.

Jadi harus sangat berhati² dalam memilih produk…. lihat alamat pabriknya.. pem formulasinya memang ahlinya tidak?? Kadang² memang yang kurang memiliki pemahaman terhadap ilmunya teriakannya paling nyaring…. hehehehehe… sehingga kita yang haruis lebih bijaksana mensikapinya.

Penjualanpun sangat kami batasi.. tidaklah sulit menjual MediTea karena beliau adalah Dosen Farmasi Unair.. murid² dan rekan²nya adalah para Apoteker .. tidak sulit bekerja sama dengan Apotek se Indonesia dalam pemasarannya, dan pastilah para mantan Apoteker ini tahu bagaimana karakter dan kemampuan mantan gurunya.

Apakah tidak ada yang datang ke beliau langsung untuk menjadi Reseller MediTea? Jangankan Apotek.. dokter² serta beberapa Rumah Sakit sudah mendatangi untuk bisa bekerjasama memasarkan MediTea.

Tetapi beliau masih butuh terus meneliti dan menyempurnakan MediTea sehingga jika masih dalam kalangan terbatas masih mudah memonitornya. Dan karena apresiasi pengguna MediTea maka produk ini justru dimarketingi dari mulut ke mulut dengan menyebar kebaikan² oleh para penggunanya.

Dan kamipun sangat terbantu dan sangat berterima kasih karenanya .. para pengguna MediTea memberikan respon yang luar biasa terhadap produk ini… bahkan saat kemasan sachet ada yang robek.. lengket di luar karena sisa proses vakum saat ekstraksi, ini menjadi masukan bagi kami.. dan mereka semua tidak mau diganti…

Inilah bedanya jika produk dibuat oleh seorang Peneliti yang bukan Pebisnis murni… tidak ada sedikitpun efek komersiil… sehingga saat sekarang MediTea yang seharusnya sudah selesai masa produksinya karena kerusakan mesin Beliau menarik semua produksi yang sudah berjalan yang nominalnya nyaris sama dengan gaji beliau selama beberapa tahun… dan memutuskan agar kami saja yang rugi .. jangan sampai konsumen pemakai yang menjadi korban.

Dan dengan Bismillah kami baru memulai proses produksi lagi .. mohon doanya agar akhir Oktober bisa kelar semuanya.

Demikian informasi dari kami… mohon maaf untuk para pengguna MediTea yang sudah inden.. Insha ALLOH sudah tercatat dengan baik didalam data kami … dan semua yang berkaitan dengan Distribusi MediTea dan Stock akan secara langsung ditangani oleh putri kami Deifa Arshhanti Pratiwi SA dan beberapa staff kami, dengan Manajemen yang lebih baik serta lebih tertata.

Terima kasih atas perhatiannya… mohon sabar ya dalam menanti MediTea.. Inden sudah melebihi 8000 box. Dan begitu selesai semua akan kami hubungi.. mungkin nanti jumlah yang dipesan dan realisasi tidak sama.. kami memohon maaf.. karena semua saudara2 pengguna MediTea menjadi prioritas utama kami.

Wassalamualaikum Wr Wb

Andriani Primardiana
Djoko Agus Purwanto

WhatsApp chat