Blog

EDUKASI KANKER 3

Assalamualaikum Wr Wb
EDUKASI KANKER 3

Jadi semua DNA itu pada awalnya adalah normal dengan jumlah electron yang stabil, tetapi ketika ada kerusakan pada DNA maka elektronnya hilang, disinilah awal biang keroknya?? Terus siapa yang mencuri elektron² tersebut?? Ada yang namanya ROS (Reactive Oxygen Spesies) atau kita sebut dengan radikal bebas.

ROS ini yang mencuri electron pada DNA yang normal sehingga terjadilah ketidak stabilan dari electron yang menyebabkan DNA kita rusak. Karena adanya oksidasi oleh radikal bebas ini maka terjadilah mutase DNA yang mengakibatkan berbagai penyakit degenerative, seperti tumor, kanker, serta banyak penyakit metabolisme yang lain.

Nah, dengan mengetahui karakteristik kanker seperti di atas, sebetulnya bisakah kanker diberantas? Jawabannya tentu saja bisa, hanya saja tingkat keberhasilan dari upaya penyembuhan itu sendiri berbeda untuk masing-masing individu, bergantung pada stadium berapa kanker terdeteksi dan tingkat kekebalan individu itu sendiri.

Semakin dini kanker ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh. Dari sini kita dapat mengetahui betapa pentingnya regular medical check up itu yakni untuk mengetahui adanya penyakit-penyakit yang barangkali keberadaannya masih belum disadari namun akan membawa efek sangat merugikan di kemudian hari.

Jika pasien sudah telaten menjalani pengobatan kanker dari sejak awal tapi nyatanya stadium kanker Anda terus naik, bukan berarti pengobatannya yang salah. Sel kanker tidak bisa diprediksi sama sekali perkembangannya. Terlebih, tidak ada satu pun tindakan medis yang bisa menjamin sel kanker akan berhenti berkembang total sehingga peluang kanker menyebar tetap ada.

Tidak ada kanker yang lebih baik atau yang lebih parah. Setiap jenis kanker sama berbahayanya dan sama-sama perlu pengobatan yang tepat agar tidak berakibat fatal.

Bedanya, setiap orang yang memiliki kanker dengan stadium 4 mungkin merasakan intensitas rasa sakit yang berbeda. Sebab masing-masing orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda saat menghadapi kanker. Maka itu, beban kanker yang dialami masing-masing orang akan berbeda.

Tidak ada satu pengobatan kanker yang pasti cocok untuk mengobati semua jenis kanker. Ada begitu banyak pilihan pengobatan untuk kanker di stadium lanjut. Jika cara yang satu sudah tidak efektif atau memang tidak mempan dari awal, biasanya ada perawatan lain yang akan dicoba.

Jika pengobatan tersebut tidak mempan untuk satu orang, bukan berarti akan pasti gagal juga untuk Anda. Pengobatan yang diberikan akan mengandung dosis yang berbeda-beda untuk tiap pasien.

Kondisi kesehatan tubuh di luar kanker juga menjadi pertimbangan dokter. Jika ada kondisi medis tertentu selain kanker, pengobatan pun akan disesuaikan menurut kondisi Anda keseluruhan.

Bukan hanya melihat kankernya saja.
Apapun jenis penanganannya, mulai dari terapi radiasi, kemoterapi, operasi, tetap saja masih ada peluang untuk sel kanker untuk terus berkembang. Upaya penyembuhan (kuratif) kanker menggunakan banyak metode yang antara lain:

KEMOTERAPI

Kemoterapi : terapi ini menggunakan obat-obatan misalnya saja golongan siklofosfamid, methotreksat, dan 5-flurorasil dll. Pada dasarnya kinerja obat-obatan tersebut sama yaitu menghambat proliferasi sel sehingga sel tidak jadi memperbanyak diri.

Kemoterapi bisa diberikan secara tunggal ( satu macam obat saja) atau kombinasi, dengan harapan bahwa sel-sel yang resisten terhadap obat tertentu juga bisa merespon obat yang lain sehingga bisa diperoleh hasil yang lebih baik. Dampaknya pada pasien biasanya rambut rontok, selera makan menurun, rasa lemah dan letih.

TERAPI HORMON

Terapi ini digunakan untuk jenis kanker yang berkaitan dengan hormon misalnya kanker payudara (berkaitan dengan hormon estrogen) pada wanita dan kanker prostat (berkaitan dengan hormon androgen) pada pria.

Terapi hormon pada dasarnya berusaha menghambat sintesis steroid sehingga sel tidak dapat membelah. Terapi ini membawa dampak negatip bila diaplikasikan pada wanita yang masih dalam usia subur karena dapat menghambat siklus menstruasi.

Terapi hormon bekerja dengan cara mengecilkan sel tumor sebelum tindakan operasi atau radiasi, mengurangi risiko sel kanker muncul kembali, dan menghancurkan sel kanker. Efek samping yang dapat timbul adalah penurunan gairah seksual, diare, mual, kelelahan, dan tulang rapuh.

RADIOTERAPI

Terapi ini menggunakan sinar-X dengan dosis tertentu sehingga dapat merusak DNA dan “memaksa” sel untuk berapoptosis. Efek negatip yang ditimbulkan hampir sama dengan kemoterapi.
Ketiga terapi di atas memiliki kelemahan yang relatif sama.

Karena kerjanya yang tidak spesifik, jadilah mereka menyerang agak sporadis pada seluruh sel tanpa bisa membedakan mana yang sel kanker dan mana yang sel normal. Yang berbahaya disini adalah sinar sesatan (bauran) yang mengenai daerah sekitarnya

Dampak negatip ditimbulkan karena ketakspesifikan ini. Oleh karena itu, para peneliti berusaha mengembangkan metode terapi kanker yang spesifik.

Beberapa efek samping pada pemberian radioterapi secara tunggal adalah timbulnya diare, muntah dan mual yang sangat mengganggu.

TERAPI PROTON

Terapi proton seperti halnya radioterapi, bekerja dengan cara mengarahkan partikel ion energetik yakni proton menuju tumor sasaran. Partikel proton ini merusak DNA sel sehingga menyebabkan kematian sel tumor. Karena laju pembelahan sel yang tinggi serta kemampuannya menjadi berkurang untuk memperbaiki kerusakan DNA, sel kanker peka terhadap serangan partikel proton ini pada DNA sel kanker.

IMUNOTERAPI

Terapi kanker dengan meggunakan imun berlandaskan pemeriksaan imun, yakni fungsi fisiologi sistem imun untuk mengenali dan menghancurkan klonal sel yang telah berubah sifat sebelum sel tersebut tumbuh menjadi tumor serta membunuh sel tumor jika sel tumor tersebut telah terbentuk.

Sistem imun tersusun dari berbagai tipe sel, diantaranya, sel dendrit yang disebut sebagai sel penghadir antigen yang bekerja menangkap antigen dan menunjukkan mereka ke sel-sel lain yang disebut sel efektor (misal, limfosit T sitotoksik). Jika molekul yang hadir “dilabeli” sebagai bahaya, maka sistem imun menyusun respon spesifik untuk menghilangkan bahaya tersebut.

Prosedur ini dilakukan untuk membantu sistem imun melawan sel kanker. Caranya dengan merangsang sistem imun menghentikan pertumbuhan sel kanker dan memberikan zat khusus yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh buatan (seperti protein imun).

Jenis imunoterapi kanker adalah antibodi monoklonal, vaksin kanker, dan terapi sel-T. Efek samping imunoterapi berupa demam, mual, muntah, sakit kepala, nyeri sendi dan otot, sesak napas, serta hipotensi atau hipertensi.

NANOMEDIS

adalah aplikasi medis dari teknologi nano. Ini mencangkup bidang semisal transpor obat partikel nano dan aplikasi masa depan yang mungkin dari teknologi nano molekuler dan vaksinologi nano.
Masalah saat ini untuk nanomedis, mencangkup pemahaman terkait dengan toksik dan dampak lingkungan material skala nano.

Partikel nano cadmium selenide (kuantum dot) memancarkan cahaya ketika terpapar cahaya ultra ungu. Ketika diinjeksikan, partikel nano cadmium selenide tersebut menembus sel kanker. Ahli bedah dapat melihat tumor yang berpendar, dan menggunakannya sebagai pemandu untuk pengambilan sel tumor dengan lebih akurat.

Chip uji sensor mengandung ribuan kawat nano (nanowire) mampu mendeteksi protein dan biomarker lain yang ditinggalkan sel kanker, memungkinkan pendeteksian dan diagnosis kanker tahap dini dari beberapa tetes sampel darah.

TERAPI TARGET

Pengobatan kanker yang menargetkan sel kanker menggunakan obat atau zat lainnya. Terapi ini berfungsi menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker tanpa merusak sel sehat yang berada di sekitarnya. Tindakan ini juga berpotensi menimbulkan efek samping, berupa diare, gangguan organ hati, hipertensi, kelelahan, kulit kering, serta perubahan warna kuku dan rambut.

Referensi:
1. http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=260084
2. http://en.wikipedia.org/wiki
3. R.J.B King, 1998, Cancer Biology, Prentice Hall. New York.
4. F. Castiglione, B. Piccoli, J. Theo. Biology 247 (2007) 723-732.
5. http://www.wordiq.com
6. http://www.centerwatch.com
7. http://www.ib.be/cefs/dietandcancer.htm
8. Sri Widyarti, et.al., 2004, Efek Bioflavonoid Quercetin pada neoplasi paru-paru, FMIPA Unibraw, Malang.
9. Kanker : Pertumbuhan, Terapi dan Nanomedis –http://www.nano.lipi.go.id

Demikian dahulu materi Edukasi kanker ke 3 ini ya.. ternyata banyak sekali yang dibahas.. Untuk pembahasan bagaimana jika electron yang dicuri pada DNA nya ditambah?? Apakah DNA nya bisa stabil kembali?? Apakah tidak ada yang bisa melawan ROS?? Bagaimana kita menangkap ROS dan cara menghilangkannya?? Dibahas di materi yang ke 4

Emak mau jenguk Ananda Sintoko yang sedang drop, kemarin sempat dibawa ke RSDS ttp karena penuh maka dirujuk ke RSUA Alhamdulillahnya hikmahnya ketika nyampai RSUA ternyata RSDS kebakaran.. , Sintoko ini perlu transfuse darah AB 10 kantong dan dia masih antri nunggu kabar baik dari PMI sebab tahu sendiri ya, darah tersebut sangat jarang.

Tentang penderita ini Sintoko adalah mualaf keturunan, istrinya Supiyah (Upik) sel kankernya yang sejak 4th yg lalu posisinya sangat sulit sehingga meski sudah antri bertahun² di RSDS belum ada tindakan yang dilakukan. Ceritanya nanti ya.. setelah pulang dari RSUA..

Wassalamualaikum wr Wb
Andriani Primardiana

Read more...

EDUKASI KANKER 2

Assalamualaikum Wr Wb
EDUKASI KANKER 2

Dari materi yang kemarin sangat jelas sekali bahwa karena kerusakan DNA lah penyebab utamanya.. tapi apakah ketika sekali rusak langsung DNA nya mengalami mutase dan menjadi kanker??? Jawabnya tidak.. karena sebenarnya, DNA kita bukanlah substansi yang lemah dan ecek².

Alloh telah melengkapi DNA dengan mekanisme-mekanisme tertentu yang yang sangat hebat dan dahsyat agar mampu menetralisasi “gangguan-gangguan” yang terjadi sehingga tidak membawa efek negatif.

Mekanisme yang dimiliki DNA tersebut adalah mekanisme DNA repair (perbaikan DNA) yang terjadi pada fase tertentu dalam siklus sel… sudah dijelaskan di videonya Prof.Djoko Agus kemarin, yang belum lihat monggo dibaca materi edukasi 1.

MUTASI DNA
So.. kenapa kalau DNA kita kuat koq masih bisa terjadi kanker?? Proses mutasi DNA sebenarnya belumlah cukup untuk menimbulkan kanker. Masih dibutuhkan ribuan mutasi lagi yang letaknya pada gen tak boleh sama. Apabila mutasi DNA yang super banyak itu telah terjadi, mulailah sel berubah sifat perlahan-lahan.

Sel yang tadinya bersifat sosial, “tahu diri” dan terarah, sekarang menjadi ganas, dan asosial. Sel yang mengantongi gen yang termutasi parah tersebut mulai membelah diri (proliferasi) dan membentuk grup tertentu (klonal) di lokasi tertentu dalam tubuh.

Dia membangun “markas besar” di situ dan terus menerus membentuk “masyarakat” khusus yang membahayakan bagi “teritorial” jaringan sehat. Tahap dimana sel kanker membentuk klonal inilah yang dinamakan tahap promosi kanker.

Promosi ini akan diikuti proliferasi (pembelahan diri sel kanker menjadi banyak) yang kemudian satu atau lebih sel bisa memisahkan diri dari markas utamanya untuk berpindah ke tempat lain (metastasis).

Untuk memenuhi kebutuhan “masyarakat kanker” tersebut, dibentuklah pembuluh darah baru (neoangiogenesis) yang sebenarnya tidak diperlukan oleh jaringan sehat. Dengan demikian, sempurnalah kanker sebagai “jaringan baru” dalam tubuh. Pembelahan sel kanker ini sangatlah cepat dalam situasi normal masyarakat kanker ini membelahnya 10 pangkat 8, dan menjadi 20x lipat kecepatannya jika kita stress.

Dari penjelasan di atas dapat kita ketahui bahwa kanker ini merupakan penyakit seluler yang memiliki pola hidup rumit sekaligus kokoh sehingga untuk membasminya memang tak semudah membasmi rayap yang menggerogoti pagar kayu atau atap rumah kita. Dibutuhkan formula khusus yang efektif dan efisien.

Sudah jelas kan bagaimana sulitnya membunuh sel kanker tersebut.. coba nanti lihat di gambar ilustrasi ya.. bagaimana awalnya si DNA mulai rusak dan kecolongan electron..

Kanker adalah masalah kesehatan masyarakat yang paling utama di dunia , satu dari empat kematian di Amerika Serikat adalah karena kanker , manajemen klinis kanker selalu melibatkan beragam tindakan konvensional seperti operasi, radiasi dan kemoterapi, namun karena kanker pada manusia bersifat sangat kompleks, maka dibutuhkan manajemen alternative untuk meningkatkan efektifitas terapeutik (penyembuhan) dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

APOPTOSIS & PROLIFERASI

Sampai saat ini, karakter kanker yang paling sering digunakan oleh para peneliti dalam memformulasikan upaya kuratif (pengobatan) dan preventif (pencegahan) kanker adalah apoptosis dan proliferasi.

Pada kasus kanker, jumlah sel berapoptosis menjadi sangat rendah sedangkan proliferasi selnya melonjak sangat tinggi. Fenomena ini yang oleh peneliti dicoba untuk diubah dengan harapan dapat mengembalikan sel pada kondisi normalnya.

Seperti yang dituliskan dalam artikel review Zeneca Pharmaceuticals, apoptosis ialah proses kematian sel yang terprogram atau proses perusakan yang terkontrol terhadap diri sel itu sendiri yang mana proses tersebut melibatkan sinyal selular yang khusus atau spesifik.

Apoptosis memiliki peran yang sangat penting dalam embryogenesis, penggantian jaringan yang rusak, perkembangan sistem imun, dan perlindungan melawan perkembangan tumor (tumorigenesis).

Peran penting apoptosis dalam embryogenesis tampak pada setiap jari tangan dan kaki kita yang terpisah dengan sempurna.
Apabila apoptosis tidak sempurna, maka jari tangan/kaki kita akan tetap bertautan seperti contoh pada gambar di bawah ini. Terkait dengan apoptosis pada embryogenesis ini, banyak artikel yang menyebutnya dengan “bunuh diri massal”.

BILAMANA APOPTOSIS DAPAT DIAKTIFKAN ?

Pada kondisi normal, apoptosis akan aktif apabila ada serangan virus atau terkena zat toksik atau yang bersifat racun, yang pastinya sangat membahayakan kesehatan. Dalam rangka penyelamatan sel yang lebih banyak, maka sel yang terinfeksi virus atau yang terkena zat toksik tersebut memilih untuk mengakhiri hidupnya sebab apabila ia bertahan tentunya akan membawa dampak yang lebih buruk.

Selain itu, apoptosis terjadi karena ada komunikasi antar sel. Sel yang satu dapat “memberitahukan” pada sel yang lain bahwa apoptosisnya diperlukan untuk menjaga jumlah mereka dalam jaringan yang memang harus selalu “pas”. Maka, matilah sel tersebut demi “keutuhan bersama”.

PROLIFERASI

Pada kasus kanker, apoptosis menurun sangat drastis bahkan boleh dikata bahwa sel kanker ini bersifat immortal. Immortalitas kanker disebabkan oleh hilangnya mekanisme DNA repair dalam sel.

Dengan tidak adanya kemampuan koreksi DNA sebelum sel tersebut membelah, sel menganggap dirinya layak untuk direplikasi. Checkpoint sudah tak ada artinya lagi di sini, akibatnya sel, walaupun membawa abnormalitas di dalamnya, akan melewati fase-fase dalam siklus sel secara keseluruhan kemudian membelah.

Berseberangan dengan apoptosis, proliferasi pada kasus kanker meningkat sangat tajam. Dengan regulasi sel seperti yang telah disebutkan di atas, proliferasi akan terjadi tak terkendali hingga sel kanker berhasil membentuk klonal (kelompok) yang mana dari klonal tersebut akan ada sel yang lepas dari induknya untuk mencoba “hidup mandiri” dengan “merantau” ke jaringan lain. Jadilah kanker sekunder yang dalam bahasa sehari-hari sering disebut kanker anakan.

Hijrahnya kanker ke tempat lain inilah yang disebut Metastasis, dimana ini yang paling ditakutkan oleh semua pasien kanker, sebenarnya si sel kanker ini luar biasa pinter. INGAT LHO SEL KANKER ITU ADALAH SEL KITA SENDIRI SEHINGGA DIA MENGETAHUI PERINTAH OTAK & DIA JUGA BISA MENGIRIM SIGNAL² KE OTAK.

Dan yang terpenting disini dan tidak banyak yang mengetahui adalah jika sudah terjadi METASTASIS itu sangat sulit sekali upaya dalam menaklukkan sel kanker ini karena ketika awalnya sel kanker ini misalnya adalah sel kanker yang berada di payudara tetapi ketika kemudian dia jalan² ke hepar (hati) dia tidak dikenali lagi sebagai sel kanker payudara tetapi dia tidak dikenali juga sebagai sel kanker hati.

Disinilah sumber permasalahan muncul karena obat²an yang ada hanya mengenali jenis sel kanker awal atau jenis sel kanker di lokasi tertentu.. nggak ada yang mengenali jenis sel kanker keduanya, dan akhirnya kegagalan terhadap pengobatan karena sel kankernya tidak respon terhadap obatnya, dan ini dibutuhkan kolaborasi pengobatan alternative yang bisa meningkatkan respon dari sel kanker agar menjadi sensitive kembali pada obat yang diberikan, bagaimana mekanismenya??

Di materi ini kita bahas tentang proses kerusakan DNA dulu ya .
Jadi semua DNA itu pada awalnya adalah normal dengan jumlah electron yang stabil, tetapi ketika ada kerusakan maka elektronnya hilang, disinilah awal biang keroknya?? Terus siapa yang mencuri elektron² tersebut?? Ada yang namanya ROS (Reactive Oxygen Spesies) atau kita sebut dengan radikal bebas.

ROS ini yang mencuri electron pada DNA yang normal sehingga terjadilah ketidak stabilan dari electron yang menyebabkan DNA kita rusak. Karena adanya oksidasi oleh radikal bebas ini maka terjadilah mutase DNA yang mengakibatkan berbagai penyakit degenerative, seperti tumor, kanker, serta benyak penyakit metabolisme yang lain.

Bagaimana jika elektronnya ditambah?? Apakah DNA nya bisa stabil kembali?? Apakah tidak ada yang bisa melawan ROS?? Bagaimana kita menangkap ROS dan cara menghilangkannya?? Darimana ROS dihasilkan?? Besuk ya kita bahas yang radikal² semoga tulisan tentang radikalisme dalam tubuh ini tidak menyalahi Undang² radikal ya yg saat ini sedang viral.

Disini diperlukan ANTI RADIKAL BEBAS.. tetapi sabar dulu yak arena sudah Panjang penjelasannya nanti malah nggak kebaca .. ilmunya ngowossss…. sampai disini dahulu materi hari ini..
Semoga bermanfaat, ini penjelasan ilmiah yang coba saya sampaikan dengan Bahasa awam sehingga panjanggggg dan lebar yang saya ambil dari berbagai tulisan dan jurnal² , semoga bermanfaat.

Saya sertakan juga penjelasan dalam bentuk gambar kartunnya ya.. jangan lupa dilihat.. itu bocoran penjelasan berikutnya

Wassalamualaikum Wr Wb
Andriani Primardiana

Read more...

EDUKASI KANKER 1

Assalamualaikum Wr Wb
EDUKASI KANKER 1
Bagi praktisi kesehatan dan para peneliti biomedis maupun biomolekuler, penyakit ini merupakan teka-teki super menantang yang “memikat” hati dan pikiran untuk segera mencarikan penyelesaiannya.

Sebaliknya, bagi masyarakat umum, kanker ibarat hantu paling menyeramkan yang tak akan pernah bisa disangka akan “hinggap” di tubuh siapa, bagian mana, dan kapan. Dan menjadikan seseorang menjadi drop dulu sebelum emmulai perjuangannya.

Ayo belajar memahami istilah² dalam dunia medis terutama yang berhubungan dengan kanker.. tulisan ini saya ambil dari beberapa sumber yang mudah dipahami .. bukan tulisan saya sendiri.

APA ITU KANKER ?

Mari kita mengenal karakter kanker dengan harapan kita bisa terhindar darinya dan mampu memikirkan penyelesaian “tuntas” permasalahan level dunia yang satu ini.

Pertama, kita mesti mengetahui terlebih dahulu tentang apa itu kanker? Definisi tentang ini memang cenderung berbeda. Ada yang mengatakan bahwa kanker itu telah ada di tubuh tiap orang. Hanya saja dia dalam kondisi diam.

Apabila ada “hentakan” kuat dan berulang yang membuatnya terbangun, maka dia akan menunjukkan keganasannya. Benarkah itu? Mari kita tinjau kembali dari definisi-definisi yang telah dirangkum oleh peneliti-peneliti kanker di seluruh penjuru dunia.

Kanker merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh terganggunya kontrol regulasi pertumbuhan sel-sel normal. Sebagai bukti dari terganggunya kontrol regulasi sel-selnya, kanker memiliki perbedaan yang mencolok dibandingkan dengan sel-sel normal dalam tubuh kita:

1. Sel kanker tak mengenal program kematian sel yang dikenal dengan nama apoptosis. Apoptosis sangat dibutuhkan untuk mengatur berapa jumlah sel yang dibutuhkan dalam tubuh kita, yang mana semuanya fungsional dan menempati tempat yang tepat dengan umur tertentu.

Bila telah melewati masa hidupnya, sel-sel normal (nonkanker) akan mati dengan sendirinya tanpa ada efek peradangan (inflamasi). Sel kanker berbeda dengan karakteristik tersebut. Sel kanker sangat “bandel”. Dia akan terus hidup meski seharusnya mati (Immortal).

2. Sel kanker tidak mengenal komunikasi ekstra seluler atau asosial. Komunikasi ekstra seluler diperlukan untuk menjalin koordinasi antar sel sehingga mereka dapat saling menunjang fungsi masing-masing. Dengan sifatnya yang asosial, sel kanker bertindak semaunya sendiri tanpa peduli apa yang dibutuhkan oleh lingkungannya.

3. Sel kanker mampu menyerang jaringan lain (invasif), merusak jaringan tersebut dan tumbuh subur di atas “porak-porandanya” jaringan lain.

4. Untuk mencukupi kebutuhan pangan dirinya sendiri, sel kanker mampu membentuk pembuluh darah baru (neoangiogenesis) meski itu tentunya dapat mengganggu kestabilan jaringan tempat ia tumbuh.

5. Sel kanker memiliki kemampuan “super hebat” dalam memperbanyak dirinya sendiri (proliferasi) meski seharusnya ia sudah tak dibutuhkan dan jumlahnya sudah melebihi kebutuhan yang seharusnya.

KARSINOGENESIS

Kanker berkembang melalui serangkaian proses yang disebut karsinogenesis. Dari pernyataan tersebut jelaslah bahwa kanker bukanlah penyakit “langsung jadi” melainkan penyakit yang timbul akibat akumulasi atau penumpukan kerusakan-kerusakan tertentu dalam tubuh kita.

Karsinogenesis pada dasarnya dibagi menjadi dua tahap utama yaitu inisiasi dan promosi, namun beberapa literatur menambahkan bahwa tahap promosi kanker diikuti oleh proliferasi, metastasis dan neoangiogenesis.

Tahap inisiasi ialah tahap dimana agen karsinogenik (zat yang dapat menimbulkan kanker) mulai bekerja mengubah susunan DNA fungsional atau yang lebih populer dengan nama GEN sehingga gen itu menjadi berbeda dengan semestinya atau terjadi mutasi.

Biasanya gen yang berubah susunannya adalah gen yang berfungsi untuk menekan pertumbuhan tumor (tumor suppressor gene), misalnya saja gen p53.

Agen karsinogenik banyak sekali macamnya dan secara umum sangat berkaitan dengan pola makan dan pola hidup manusia, seperti paparan sinar ultra violet, radiasi sinar gamma, asbestos, merkuri, asap kendaraan bermotor, asap rokok, bahan pengawet makanan seperti natrium benzoat, pewarna makanan misalnya rhodamin, tak ketinggalan pula bumbu masakan sintesis (penyedap masakan) yaitu MSG (Monosodium/Mononatrium Glutamat) yang makin hari makin beragam dan makin banyak digunakan karena harganya yang relatif murah dan tersedia dalam berbagai rasa buatan.

Ditambah dengan cara pemakaian yang jauh lebih praktis daripada bumbu dapur alami, makin lengkaplah alasan kebanyakan konsumen saat ini untuk menggunakan bumbu sintetis itu.

Selain itu, aflatoksin yang merupakan senyawa yang dihasilkan oleh jamur Aspergillus flavus dan terdapat pada makanan-makanan (ikan, kacang-kacangan serta serealia) yang hampir basi, ternyata diketahui juga menjadi salah satu dari penyebab terjadinya kanker terutama kanker hati atau hepatokarsinoma.

DNA REPAIR DAN CELL CYCLE

Bahan-bahan tersebut merusak susunan DNA normal dan mematikan mekanisme perbaikan DNA. Sebenarnya, DNA kita bukanlah substansi yang lemah. Ia telah dilengkapi dengan mekanisme-mekanisme tertentu yang mampu menetralisasi “gangguan-gangguan” yang terjadi sehingga tidak membawa efek negatip.

Mekanisme yang dimiliki DNA tersebut adalah mekanisme DNA repair (perbaikan DNA) yang terjadi pada fase tertentu dalam siklus sel.
Pada fase G1 (Gap 1) terdapat check point yaitu suatu tempat dimana susunan DNA akan dikoreksi dengan seteliti-telitinya. Apabila ada kesalahan, sel mempunyai dua pilihan yang dapat dijalankan.

Pertama, kesalahan tersebut diperbaiki dengan cara mengaktifkan DNA repair. Namun, apabila kesalahan yang ada sudah tidak mampu lagi ditanggulangi, sel memutuskan untuk mengambil pilihan kedua yaitu “dimatikan” daripada hidup membawa pengaruh buruk bagi lingkungan sekelilingnya.

Saat itulah keputusan untuk berapoptosis diambil. Sel dengan DNA normal akan meneruskan perjalanan untuk melengkapi siklus yang tersisa yaitu S (Sintesis), G2 (Gap 2) dan M (Mitosis).

Untuk kelanjutannya besuk ya …DNA Repair dan Cell Cycle…Mutasi DNA… Apoptosis dan Proliferasi.. deteksi dini dan terapinya.. perkembangan risetnya.

dan sambilan menunggu lanjutannya bisa membuka ulasannya sedikit di video nya Prof. Djoko Agus Purwanto..

https://youtu.be/63m8rpdd33U

Sampai ketemu besuk ya….

Andriani Primardiana

Read more...

EGCG SEBAGAI ANTI OSTEOPOROSIS

EGCG SEBAGAI ANTI OSTEOPOROSIS

Selamat siang semuanya.. Assalamualaikum Wr Wb
Semoga semuanya sehat dan selalu bahagia ya..
Beberapa hari ini saya banyak sekali tamu dengan keluhan keropos tulang atau Osteoporosis.

Memang sih kebanyakan tamu kami adalah lansia yg memang sudah menopause yang konon pengalamannya pasca meno memang para penyakit akan berbondong² bertamu ditubuh kita.

Dari para tamu tersebut juga banyak sekali yang masih sangat muda sekitaran 30th sekian dan 40th an.. malah kemarin terkaget² ada yang berusia 38th sudah meno.. waduhh ini yang agak mengherankan tetapi ternyata banyak .. hiks.

Memang sebenarnya semua bisa terjadi pada kita.. tetapi sebenarnya itu kan permasalahan orang tua.. disinilah akhirnya terjadi Osteoporosis karena kekurangan hormon estrogen.

Memang sebenarnya juga bisa diatasi dengan sulih hormon tetapi mudhorotnya sepertinya lebih besar dari manfaatnya.. namun jangan tanya ke saya mudhorotnya ya.. gugling saja.

Resiko tinggi terjadi bagi para wanita yang sudah mengalami menopause atau yang otw menopause. Maka kebutuhan akan anti oksidan EGCG ini menurut banyak sekali riset akan membantu mengatur kehilangan tulang akibat kekurangan estrogen pada wanita pasca menopause.

Osteoporosis itu ada 2 macam yakni primer dan sekunder
Osteoporosis primer merupakan sindrom osteoporosis yang terjadi pada wanita paska menopause (post menopause osteoporosis) serta juga pada pria berusia lanjut (senile osteoporosis).

Post menopause osteoporosis terjadi karena berkurangnya hormon estrogen yang bertugas membantu mengatur pengangkutan kalsium ke dalam tulang. Gejalanya bisa timbul pada usia 51-75 tahun, meskipun tidak semua wanita memiliki risiko yang sama untuk terkena penyakit ini.

Sedangkan senile osteoporosis kemungkinan terjadi akibat berkurangnya kalsium dan ketidakseimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dan pembentukan tulang baru.

Sementara osteoporosis sekunder adalah osteoporosis yang disebabkan oleh berbagai hal antara lain oleh kelainan endokrin, gangguan fungsi hati, ginjal, defisiensi vitamin D, gangguan hematologi, kelainan saluran cerna dan berbagai macam obat-obatan.

Proses menurunkan kepadatan tulang secara perlahan ini seringkali tidak menimbulkan gejala. Itu sebabnya osteoporosis disebut the silent disease. Jika kepadatan tulang sangat berkurang sehingga tulang menjadi sangat rapuh bahkan hancur, akan timbul nyeri dan kelainan bentuk tulang.

Juga penderita gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal, seperti halnya: tiroid dan adrenal, atau pada mereka yang mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dan kebiasaan merokok dapat memperburuk kondisi ini.

Salah satu faktor penyebab yang paling sering pada osteoporosis sekunder adalah produksi sel hormon glukokortikoid berlebihan. Dimana glukokortikoid yang berlebihan dapat menyebabkan penghambatan proses regenerasi sel tulang. Serta merta glukokortikoid juga berperan banyak dalam proses menghambat penyerapan kalsium ke sel tulang. Dalam kasus ini, jika terjadi dalam jangka pandang akan menyebabkan osteoporosis.

Gejala yang dialami oleh penderita osteoporosis bermacam-macam, seperti serangan rasa nyeri secara akut di bagian tertentu pada punggung.

Tahun 2008 Shen dkk menunjukkan bahwa kondisi estrogen yang rendah kerapatan tulang dan kelenturannya masih terjaga dengan baik. Hal ini mengurangi resiko patah tulang yang sering dialami oleh orang² tua.

Bahkan terdapat hubungan yang positif antara konsumsi antioksidan EGCG tinggi dengan “bone mineral density (kerapatan tulang) yang terjadi pada wanita pasca menopause, ini juga berdasarkan riset dari beberapa negara seperti Kanada, Inggris , Taiwan , Japan , USA dan Australia

Bahwa konsumsi teh dapat mengurangi keropos tulang dan mengurangi risiko patah tulang osteoporosis. Polifenol teh meningkatkan osteoblastogenesis dan menekan osteoklastogenesis secara in vitro.

Sebelumnya, (-) – epigallocatechin-3-gallate (EGCG), meningkatkan diferensiasi osteogenik dari sel batang mesenchymal sumsum tulang murine (BMSCs) dengan meningkatkan ekspresi mRNA dari gen yang terkait dengan osteogenesis, alkali aktivitas fosfatase dan, akhirnya, mineralisasi.

Dalam riset ini menemukan bahwa EGCG dapat mengurangi keropos tulang dan meningkatkan arsitektur mikro tulang pada tikus osteopenic yang diinduksi ovariektomi, serta meningkatkan penyembuhan kerusakan tulang sebagian melalui protein morphogenetic tulang 2 (BMP2).

Penelitian ini menyelidiki efek EGCG pada BMSC manusia. Kami menemukan bahwa EGCG, pada konsentrasi 1 dan 10 µmol / L, dapat meningkatkan ekspresi mRNA dari BMP2, Runx2, alkaline phosphatase (ALP), osteonectin dan osteocalcin 48 jam setelah perawatan.

EGCG meningkatkan aktivitas ALP baik 7 dan 14 hari setelah perawatan. Selain itu, EGCG juga dapat meningkatkan mineralisasi dua minggu setelah perawatan. EGCG tanpa antioksidan juga dapat meningkatkan mineralisasi. Kesimpulannya, EGCG dapat meningkatkan ekspresi mRNA dari BMP2 dan gen terkait osteogenik selanjutnya termasuk Runx2, ALP, osteonectin dan osteocalcin.

EGCG selanjutnya meningkatkan aktivitas ALP dan mineralisasi. Kehilangan aktivitas antioksidan masih dapat meningkatkan mineralisasi BMSC manusia (hBMSC). Ini riset yang terupdate tentang EGCG yang sangat membantu dalam pengobatan osteoporosis.. jadi jangan percaya hoax yang menyebutkan bahwa minum tehjo akan menyebabkan tulang keropos seperti yang terjadi pada gelas yang menjadi merah karena keraknya teh.

Btw apa sih ovariektomi?? Ovariektomi atau operasi pengambilan ovarium antara lain dimaksudkan untuk pemandulan, penggemukan, modifikasi tingkah laku agar lebih jinak dan mudah untuk dikendalikan, untuk keperluan dalam penyembuhan beberapa penyakit seperti pyometra, tumor ovari dan kista ovari (Wirakusumah, 2003; Smith et al., 2000).

Pengambilan ovarium dapat menyebabkan penurunan konsentrasi estrogen dalam sirkulasi darah (Mohamed dan Rahman, 2000). Ovariektomi pada tikus dimaksudkan sebagai hewan model defisiensi estrogen yang kondisinya menyerupai wanita menopouse (Yuniarti, 2008).

Menurut Hoenderop et al. (2005) penurunan estrogen mengakibatkan penurunan absorpsi kalsium usus dan peningkatan ekskresi kalsium melalui ginjal. Pada tulang, estrogen bekerja meningkatkan resorpsi tulang, menurunkan pembentukan osteoblas, dan penurunan densitas tulang (Riggs et al., 2002).

Lebih tingginya resorpsi tulang dibandingkan dengan pembentukan tulang menyebabkan terjadinya osteoporosis atau rapuh tulang (Nguyen dan Eisman, 2000).

Estrogen berfungsi meningkatkan absorpsi kalsium intestinal dan reabsorpsi kalsium tubulus ginjal (McKane et al., 1995; Van Abel, 2002). Kekurangan estrogen pada individu ovariektomi menyebabkan hypocalsemia terkait dengan turunnya proses absorpsi kalsium di usus (Bai dan Favus, 2006).

Perlakuan ovariektomi pada tikus atau pada wanita menopouse yang menyebabkan penurunan hormon estrogen, menurunkan reabsorbsi kalsium dalam ginjal, meningkatkan ekskresi kalsium urin (David et al., 2002)

Riset menjelaskan EGCG memiliki efek positif pada pengeroposan tulang pada tikus yang diovariektomi, dan menghambat ekspresi Sema4D dalam jaringan tulang.

Ayo belajar yang benar.. meski emak² berdaster harus faham akan ilmu kedokteran dasar ya..
Ada lagi jurnal tahun 2018 yang menjelaskan Epigallocatechin ‐ 3 ‐ gallate melindungi terhadap osteoporosis sekunder dalam model tikus melalui jalur pensinyalan Wnt / β-catenin

EGCG terhadap osteoporosis sekunder diperiksa dan mekanisme potensinya dianalisis. Pengobatan dengan EGCG secara signifikan menurunkan kalsium serum, kalsium urin, berat badan dan lemak tubuh, dan meningkatkan kadar leptin pada tikus dengan osteoporosis sekunder.

Selain itu, pengobatan EGCG secara signifikan menghambat osteoporosis sekunder. Pengobatan juga secara signifikan menurunkan aktivitas alkali fosfatase, faktor transkripsi terkait-runt 2 dan ekspresi mRNA osterix. EGCG juga secara signifikan menginduksi ekspresi protein dari cyclin D1, Wnt dan β-catenin, dan menekan peroksisom proliferator yang diaktivasi reseptor expression ekspresi protein pada tikus dengan osteoporosis sekunder.

Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa EGCG mungkin ke depan merupakan obat baru yang mungkin dalam pengaturan klinis. Riset masih terus dilakukan.

Kesimpulannya :

EGCG sangat penting untuk pencegahan dan sangat dibutuhkan untuk membantu pengobatan dan penyembuhan osteoporosis. Dosis bagi penderita osteoporosis adalah 3x 2 sachet /hari, untuk pencegahan jika usia d bawah 40th bisa 1-2 sach/hari.. diatas 40tahun 2-3 sach/hari

Demikian yg sedikit informasi tentang osteoporosis semoga bermanfaat, jadi jangan lupa minum teh ya..

Wassalamualaikum wr wb

ANDRIANI PRIMARDIANA

 

 

Read more...

PERAN EGCG DALAM PENGOBATAN KANKER

Alhamdulillah hadiah Nobel diberikan lagi pada dunia Kedokteran setelah vakum selama 18th. Hadiah Nobel pertama tahun 1966 (tahun kelahiran saya) 53th yang lalu kepada Huggins yang menemukan Hormon untuk Kanker Prostat, disusul tahun 1988 (lahirnya Diaz) kepada Ellion & Hitching yang menemukan kemoterapi.. lanjut tahun 1990 kepada Thomas tentang transplantasi sumsum tulang untuk pasien Ca Leukemia.. kemudian baru di tahun 2018 kemarin kepada 2 peneliti kanker James P. Allison dari Amerika & Tasuko Honjo dari Japan tentang “Immune Check Point Therapy”

Disini peraih hadiah Nobel tersebut mengemukakan bahwa :
“Mengapa seseorang tidak dapat menghancurkan sel kanker sendiri?? Padahal seharusnya ada Tsel (Pasukan khusus) yang seharusnya bisa menghancurkan sel kanker.. tetapi koq masih saja manusia terkena kanker?? mengapa koq Tsel nya tidak berfungsi??

Ternyata didalam “T Sel” tersebut ada “rem”nya yaitu disebut CTL4 dan PD1 (PDL1) yang memang Qadarullah berfungsi untuk mengendalikan agar Tsel tidak terlalu ganas bagi tubuh manusia .. MENGAPA??? Karena ALLOH yang melindungi manusia agar si sistem imun ini tidak berbalik menyerang kita sehingga menjadi Auto imun.

Tetapi seharusnya saat ada Sel kanker harusnya sistem imun Tsel ini segera mengenali dan menyerang jika ketemu si Sel Kanker.. tetapi apa yang terjadi Tsel nya koq impoten sih ??? karena ternyata di dalam Tsel itu ada yg namanya CTL4 dan PDL1 (PD1) yang nginjak rem sehingga remnya TERLALU PAKEM.. akhirnya sel kankernya lolos dan tidak terbunuh.. solusinya adalah dengan melepaskan rem yang ada tersebut agar “REM NYA BLONG”.

Jika pada pasien kanker.. seharusnya memang remnya harus blong .. tetapi kan nanti akan terjadi autoimun ?? Jawabnya TIDAK lah.. karena Insya ALLOH pada pasien kanker terdapat banyak sekali sel kanker… sehingga Tsel nya ada musuhnya yakni sel kankernya , kalau sudah begini Tsel bisa berperang dengan sel kanker yg ada dalam tubuh pasien. Dan menurut cerita si Tsel ini pembunuh yg jitu selalu tepat sasaran.

Di awal menurut Allison “Saya hanya ilmuwan biasa. Saya melakukan penelitian ini tidak untuk mencoba menyembuhkan kanker. Saya hanya penasaran bagaimana sel T bekerja,” kata Allison yang merupakan ketua Imunologi dan direktur eksekutid di Pusat Kanker MD Anderson Univerity, Texas, dilansir CNN, Senin (1/10/2018).

Pada tahun 1995, Allison bersama seorang rekannya mengidentifikasi molekul CTLA-4 sebagai reseptor penghambatan pada sel-T, sejenis sel darah putih yang memainkan peran sentral dalam kekebalan tubuh alami melawan penyakit.

Para juri penghargaan Nobel menilai Allison yang sudah berusia 70 tahun itu telah lama menyadari potensi melepaskan “rem” untuk melepaskan sel kekebalan tubuh agar bisa menyerang kanker.

Menurut National Cancer Institute, sel T merupakan sejenis sel darah putih dan merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh untuk melindungi tubuh dari infeksi dan dapat membantu melawan kanker.

Bagaimana hengan Tasuko Honjo??? Sementara Honjo, profesor imunologi di Universitas Kyoto menemukan protein berbeda pada sel kekebalan tubuh, ligand PD-1, yang juga berfungsi sebagai “rem” tetapi dengan cara berbeda. Terapi berdasarkan metodenya juga terbukti efektif melawan kanker.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Terobosan Terapi Kanker, 2 Imunolog Sabet Penghargaan Nobel Kedokteran”, https://sains.kompas.com/…/terobosan-terapi-kanker-2-imunol…

BAGAIMANA PERAN EGCG ????

Apakah peran EGCG bisa membantu dan bisa bermanfaat ??? Ternyata pada tahun 2018 sudah diteliti bahwa EGCG untuk pasien kanker bisa menekan PDL1 (Ligand) sampai dengan 70%, oleh RAWANG KHAN dari Saitama Univ. yang diterapkan pada pasien tumor paru dimana aktivasi pada PDL 1 menyebabkan tumor parunya tumbuh terus, dengan adanya EGCG ini aktivitas PDL 1 nya bisa ditekan sehingga meningkatkan daya bunuh Tsel dalam melawan sel kanker (jurnal Riset disertakan.. baca sendiri njih.. pokok intinya begini.. EGCG nya yg mendorong jebolnya rem dalam Tsel. Kalau mau menelusuri monggo (full text lho)

Sementara penjelasan saya ini dulu ya.. ternyata manfaat EGCG luar biasa.. dan semoga kelak.. bangsa Indonesia bisa menjadi pemenang hadiah Nobel.. mungkin di era yang akan adatang.. kalau Prof djoko sih sudah terlalu sepuh sepertinya tapi mungkin juga jamannya Arshya.. Aamiin YRA..

Semua penelitian² tentang kanker ini memang masih terbuka luas.. karena semua pasien kanker menantikannya..

Alhamdulillah sedikit demi sedikit sudah mulai terkuak ilmu Alloh yg sedemikian rumitnya.. tetapi yang sudah ditulis di alquran dan ini benar adalah “apoptosis” yg tercatat di QS Al Fil ayat ke 5 dan perjalanan ceritanya merupakan sosok sel yang “mokong” dan tidak menurut perintah ALLOH.. meski cacat tetap pengen eksis terus padahal seharusnya bunuh diri..

Alloh sedemikian menyayangi manusia setiap detik semua sistim terkontrol secara automatis.. tetapi kadang karena manusia berlebih²an dalam menjalani kehidupannya sehingga terjadilah rem yang terlalu pakem akhirnya jadilah penyakit kanker…. atau rem yang terlanjur blong maka terjadilah Auto Imun..

Lalu ada yang bertanya kalau kedua²nya ada dalam tubuh.. berarti manusianya yg luar biasa “amburadul” lantas bagaimana??? Hal utama yg harus dilakukan adalah bertaubat dan memperbanyak mohon ampunan kepada ALLOH serta mengabdikan dirinya hanya untuk ALLOH.. dan Insya ALLOH hingga saat ini yang menulis cerita ini masih diberi kesempatan terus olehNya untuk bertaubat.. Alhamdulillah sudah otw 13tahun.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat.. dan menjadikan kita semua kembali kepada fitrahnya .. ayo perbanyak berpuasa sunnah seperti yang dicontohkan oleh junjungan kita Rasululloh.. kurangi makanan yang mengandung karbohidrat dan berdoa yang kencenggg yang terpenting jangan stress…. Semoga kita semua akan terhindar dari malapetaka dan mara bahaya.. hidup sehat bahagia .. Insya ALLOH kelak kita semua bisa berkumpul di surgaNya.

Monggo silahkan share tanpa ijin .. semoga bisa bermanfaat

 

Read more...

Kerjasama Distribusi MediTea ke Malaysia

Jumat barokah..21 Des 2018
Penjelasan resmi dari MediTea Official
Kemarin kami baru meninjau pabrik pembuatan MediTea di Asimas Lawang, banyak yang bertanya koq sekarang yg tertulis di kemasan box MediTea tidak lagi PT. Agaricus Sido Makmur Sentosa (ASIMAS) tetapi CV. Bangun Cipta Agro Lawang bu Andri? Apakah ini benar produk yang original?? karena saya belinya di online.

Benar MediTea ini adalah produk original.. yang terpenting adalah adanya hologram logo Universitas Airlangga surabaya pada kemasan MediTea, hologram ini dibuat oleh DPA mewakili Universitas Airlangga yang pembuatannya juga berijin sehingga dilindungi undang². Hingga yang rusakpun harus dilaporkan.

Mengapa koq pindah pabrik pembuatannya?? Sebenarnya tetap berada di bawah PT.ASIMAS tidak pindah pabrik.. tetapi karena ijin dari PT.ASIMAS yang awalnya IKOT (Industri Kecil Obat Tradisional) berubah naik menjadi IOT (Industri Obat Tradisional) maka pabrik ini tidak boleh lagi mengekstraksi untuk produk yang masih berijin PIRT … akhirnya dibuatlah pabrik baru dengan ijin IKOT yakni CV. BCAL ini… agar MediTea masih tetap bisa mengudara. Lha terus dimana lokasi pabriknya , sama persis tetapi untuk CV.BCAL berada di depan pabrik dengan manajemen yang sama.

Kemarin 20 Desember 2018 pihak UCB Malaysia meninjau pabrik pembuatan MediTea karena mereka juga harus mengetahui proses pembuatan , bagaimana kondisi pabrik .. apakah sudah sesuai dengan persyaratan Internasional , hal ini sangat diperlukan karena berkaitan dengan hajat hidup orang Malaysia.

Alhamdulillah kemarin penanda tanganan MoU Kerjasama penjualan MediTea dengan UCB Malaysia sebagai Agen tunggal MediTea di Negara Malaysia.. sudah kelar dan ditanda tangani oleh pihak DPA diwakili oleh Prof.Dr. Djoko Agus Purwanto dan pihak UCB diwakili oleh Prof.Dr. Sakri Bin Ibrahim telah usai ditanda tangani tanggal 21 Desember 2018.

Pihak DPA sebagai Badan Usaha Univ. Airlangga sangat mendukung adanya kerjasama ini karena selain bisa menjadi salah satu sumber pendapatan bagi Univ. Airlangga juga bisa membantu UCB untuk lebih banyak menebar kebaikan dalam menyehatkan masyarakat Malaysia. Dan karena hubungannya antar Institusi Pendidikan maka pendistribusian disanapun juga masih dibatasi untuk kalangan Universitas saja dan keluarganya belum mencukupi kalau harus menjangkau seluruh Malaysia.

Kami juga mendapat beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan warna kotak MediTea.. yang saat ini warnanya lebih tua.. seharusnya ini tidak boleh terjadi tetapi karena MediTea masih untuk kalangan sendiri .. dan kami menggunakan jasa Pengusaha UMKM yang saat ini baru kita bina untuk mengikuti aturan dan SOP yang ditetapkan.. maka Insha ALLOH ke depan akan lebih baik.. sebenarnya pihak ASIMAS juga menawarkan vendor besar untuk pembuatan kotak MediTea.. tetapi kami tetap berharap teman kami ini bisa memenuhi persyaratan standart warna yg ditetapkan oleh perusahaan.. (memang sulit sekali kalau hubungannya dengan pengusaha kecil yang nggak besar² ini , tapi Insha ALLOH bisa.. mereka akan dididik dan dibimbing langsung oleh teman² yg ahli di Airlangga)

Sudah jelas ya saudara²ku.. kami sertakan foto² pabriknya.. foto² proses diskusinya.. untuk foto² proses produksi menyusul.. karena ada di camera Alfin Putratama yang saat ini mengikuti yudisium.

Hari ini yang butuh sekali bisa chatt ke Deifa .. bisa diambil kerumah.. tetapi untuk yang lain Insha ALLOH siang ini pkl. 15.00 MediTea sudah bergerak menuju Surabaya dari pabrik. Jadi besuk Sabtu yang sudah transfer segera kami proses pengirimannya.. tetapi mohon bersabar bahwa expedisi pengiriman max. pick up order ke rumah MediTea pkl.12.00 jadi sebisanya kita kebut packingnya , tetapi jika tidak terkejar maka Senin kami kirimkan.. dan sebagai info kalau ini akhir Desember semua pengiriman overload.. jadi jangan tanya² ke saya apakah barang sudah dikirm apa belum ya.. Insha ALLOH kami Amanah.. dan yg ngerjainnya bukan saya , Shopee dibuka Senin.. untuk yg sudah terkirim biasanya akan dikirim foto..

Terima kasih atas kerjasama dan perhatiannya njih… dan semoga MediTea tetap bisa membantu dalam pemulihan kesehatan serta mendampingi masyarakat Indonesia dengan harga yang tetap amanah dan bisa dijangkau. Ini salah satu alasan agar kenapa dibka kerjasama dengan Malaysia agar minimal bisa menekan harga di dalam negeri.

Buku free ya.. chatt mbk Dewi jika membutuhkan lebih dari satu, semoga bisa mengedukasi masyarakat yang masih ketakutan untuk berobat secara medis.

Wassalamualaikum Wr Wb.

Andriani Primardiana
Djoko Agus Purwanto
Deifa Arshhanti Pratiwi

#testimoniMediTea
#dgARV

Read more...

JANGAN TERUS MEMBOHONGI PASIEN

JANGAN TERUS MEMBOHONGI PASIEN

Saudara²ku beberapa hari ini saya mempunyai tamu yang “maaf” payudaranya sudah pecah dan bernanah akibat berobat ke seorang pinter.. yang akhirnya diterapi dengan “balur” kemudian PD nya diunyek² dan terakhir ada seperti udhun ” bisul” dan mbledhos yang akhirnya keluar nanah dan darah… dan karena ketakutannya “nyasar”lah ke rumah saya .. beliau mendapat info bahwa suami saya Prof. Dr. Djoko Agus Purwantoadalah orang pinter …

Lanjut ada tamu lagi, yang sampai pakai Pampers karena keluar darah yg tidak berhenti² sudah sekitar 2 bulanan. sehingga pucat pasi.. yang akhirnya karena lemas dirumah saya langsung saya antar ke UGD ternyata HB nya 5, dan langsung transfusi … ternyata sejak 8 bln yang lalu sudah diagnosa kanker Rahim.

Ada lagi yang datang ke rumah dengan penutup wajah.. ternyata sebagian pipinya sudah hilang… hiks.. juga korban alternatif.
Jadi berkali² kami “kepothokan” menjadi jujukan tamu² dari luar daerah yang datang dengan kondisi “mengenaskan” karena kesalahan dalam memilih jalur pengobatan.

Dan biasanya datang ke rumah saya dengan kondisi kondisi ekonomi yang sudah carut marut.. karena semua hartanya sudah habis untuk pengobatan alternatif sebelumnya.

Kenapa saya selalu menunjukkan jurnal risetnya dan alamat jurnal² nya meski kepada pasien yang awam.. karena saya nggak mau jika para pasien ini menganggap kami adalah “orang pinter” yang kemana² “nyumet menyan” dan membaca jampi²nya .. bisa² sebenarnya mas Djoko diberi gelar tambahan menjadi “Ki Djoko Agus Purwanto Ngemplok Menyan Sekardus” jelmaan dari Lelananging Jagad Horeg Kabeh” wkwkwkwk..

Selalu kami menekankan kandungan utama EGCG dalam semua penjelasan kami, bukan MediTea nya… karena memang kandungan dalam MediTea itu hanya EGCG saja.. gak ada yg lainnya plus kofein 60% titik.. bukan titit.

Di bawah saya share tulisan Dr. Hendrawan Nadesul yang sangat bagus dalam upaya menyadarkan para pasien. Baca sampai habis lho ya.. jangan hanya copas.. tapi share sebanyak²nya, boleh koq yg tulisan saya diedit karena kurang penting hehehehe.

MAKIN subur terapi alternatif apa saja, makin tersesat pasien dalam berobat. Dan itu terjadi di sini. Hampir tiap hari beredar broadcast di media sosial ihwal terapi yang tidak jelas.

Bawang putih dicampur jahe dan kismis direndam anggur merah bisa merontokkan tumpukan lemak pembuluh jantung. Untuk tujuan yang sama bisa dilakukan dengan minum air kelapa porsi besar selama dua minggu.

Jamur kuping menurunkan kolesterol. Buah atep menyembuhkan penyakit lutut, kalung menyembuhkan stroke, gelang mengobati encok, banyak lagi yang tidak masuk nalar medis, dan ini terbilang dark number.

Tidak tercatat berapa pasien yang sudah menjadi korban. Mengapa semua itu bohong?

Medis belum menemukan obat atau cara yang mampu meluruhkan tumpukan lemak (plaque) yang melekat erat pada pembuluh darah, selain dengan cara dikerok. Cara mengerok pun belum ditemukan. Juga belum ada bukti ilmiah racikan di atas dan jamur kuping menurunkan kolesterol.

Penyakit lutut lebih dari satu, buah atep belum punya bukti ilmiah, dan buah atep untuk penyakit lutut yang mana? Untuk bisa sembuh dari stroke, sel otak yang mati akibat serangan stroke harus bisa dihidupkan kembali.

Lalu bagaimana hebatnya kalung berkhasiat terhadap kondisi sel otak yang sudah mati, ketika medis belum menemukan obat dan caranya. Encok sendiri ada bermacam-macam, bagaimana penjelasan medisnya gelang berkhasiat bisa menyembuhkan misal encok sebab asam urat, atau encok sebab kelainan darah yang menurut medis hanya bisa dilawan dengan obat.

Melihat tak sedikit pasien kita tersesat dalam berobat, konon disinyalir, makin banyak pasien kanker kita gagal ditolong medis hanya lantaran pasien mampir-mampir dulu di orang pinter, atau memilih terapi entah apa.

Ketika kanker masih stadium awal, mestinya dengan mudah medis menyembuhkan. Namun karena mampir dulu di orang pinter, bertahun-tahun dengan ongkos yang belum tentu kecil, lalu tidak sembuh, baru beralih ke dokter. Dokter angkat tangan karena kankernya sudah telanjur lanjut.

Belajar skeptik terhadap pengobatan
Masyarakat perlu belajar skeptik terhadap apa pun tawaran pengobatan nonmedis yang beredar semarak di iklan media massa, selain program yang masih tayang di sejumlah televisi. Alih-alih menyembuhkan, malah justru merugikan, kalau bukan pasien telanjur kehilangan nyawa. Kalaupun ada yang sembuh di mata medis tidak sahih, karena yang tidak sembuh umumnya jauh lebih banyak.

Pasien diabetik berharap sembuh dari sandal berduri iklan televisi, namun setelah dipakai gula darahnya terus melonjak, berujung komplikasi ginjal, lalu meninggal akibat gagal ginjal, hanya lantaran keliru memilih alamat berobat. Sayangnya tidak ada yang memberi tahu masyarakat jangan lekas percaya pada iklan berobat.

Sejatinya tidak sederhana dalam hal mengobati. Dunia medis perlu puluhan tahun untuk menemukan obat. Tak cukup hanya terbukti berkhasiat. Berkhasiat saja tapi tidak aman, belum boleh menjadi obat.

Tidak demikian halnya terapi alternatif. Bahan berkhasiat, jamu, herbal, atau cara entah apa hanya dilihat sisi berkhasiatnya semata.
Kasus harus cangkok ginjal sehabis bulanan minum obat cina untuk encok, bukti kendati bahan alami belum tentu aman bagi tubuh. Banyak herbal di Thailand dan Jepang ditarik karena terbukti tidak aman.

Bahan berkhasiat jahe hutan (aristolochiaceae) yang banyak dipakai dalam ramuan cina bertabiat merusak ginjal selain mencetuskan kanker.

Waspadai pula cara terapi atau penyembuhan nonmedis dengan alat yang kini banyak ditawarkan. Tubuh kita ada listriknya. Pastikan apakah peralatan nonmedis dengan memanfaatkan listrik atau magnet yang digunakan tidak berpengaruh buruk terhadap listrik tubuh.

Apalagi kalau cara terapi sampai memasukkan sesuatu zat ke dalam tubuh (invasive), adakah izin menggunakannya?
Demi melindungi pasien, kita mengacu pada Badan Pengawasan Obat (FDA).

Bukan sedikit pasien kita tertipu oleh kursi berlistrik untuk mengobati penyakit apa saja, dan belakangan baru ketahuan kalau ternyata itu bohong. Logika medisnya, makin banyak klaim penyakit yang bisa disembuhkan, makin banyak bohongnya.

Nalar medisnya begini. Tidak ada satu obat atau cara untuk segala penyakit. Klaim terapi alternatif atau sejenisnya cenderung menjanjikan bisa menyembuhkan penyakit apa saja. Nalar medisnya tidak mungkin bisa demikian.

Setiap penyakit punya mekanisme terjadinya masing-masing. Tensi darah meninggi berbeda mekanismenya dengan kejadian tensi darah yang rendah. Mana mungkin satu bahan berkhasiat bisa mengatasi tensi tinggi sekaligus bisa pula untuk tensi rendah.

Begitu pula halnya kasus keputihan, ada tiga penyebabnya. Mana mungkin hanya sebuah ramuan bisa untuk menyembuhkan ketiganya.

Masyarakat perlu terbiasa bernalar medis seperti itu. Termasuk mampu skeptik menyanggah klaim alternatif yang mengaku bisa menyembuhkan yang dunia medik belum menemukan obatnya. Nalar kita, kalau benar bisa menyembuhkan yang dunia medis belum punya obatnya, seharusnya sudah mendapat Hadiah Nobel. Nyatanya kan tidak.

Perlu bukti ilmiah
Apapun bahan berkhasiat, ramuan, herbal, atau cara terapi, yang mengklaim bisa menyembuhkan, perlu ditagih bukti ilmiah (evidence based) apakah benar berkhasiat.

Benar berkhasiat saja namun tidak aman, tetap tidak boleh diterima sebagai obat. Bukan sedikit bahan yang mengaku berkhasiat yang beredar di pasar sudah terbukti berkhasiat.

Kita mengenal bahan berkhasiat masih kasar (raw material) yang belum teruji khasiat, kemudian baru naik kelas menjadi herbal setelah uji khasiat dan uji hewan, dan lalu naik kelas menjadi phytopharmaca setelah menempuh protokoler uji lengkap, sebelum kemudian diterima menjadi obat.

Logika medisnya hanya phytopharmaca yang baru terbilang obat.
Bawang putih diterima ada zat berkhasiatnya. Di balik zat berkhasiat bawang putih terkandung pula zat yang tidak berkhasiat yang bersifat merugikan tubuh.

Kita perlu membuang zat yang merugikan supaya aman bagi tubuh. Untuk menyaripatikan hanya zat berkhasiat perlu teknologi. Untuk teknologi itulah kita membayar lebih mahal kapsul bawang putih yang sudah hilang bau dan hilang pula zat yang merangsang lambung. Itu berarti tidak benar cukup satu siung bawang putih tunggal-lanang sama khasiatnya dengan satu kapsul bawang putih murni yang untuk membuatnya satu dosis perlu beberapa siung.

Buah pace diterima punya khasiat. Perlu buah pace dengan derajat kematangan tertentu, pemanasan tertentu, selain dari spesies tertentu untuk memberikan khasiat mengkudu optimal. Maka ekstrak buah Noni jauh lebih mahal dari hanya sekadar buah mengkudu dipetik dari pohon. Jadi memang tidak sesederhana itu memanfaatkan khasiat buah pace.

Soal apakah zat berkhasiat dalam bawang putih dan buah pace bisa untuk menyembuhkan segala penyakit apa saja, itulah yang salah kaprah.

Ikan gabus sekarang jadi mahal hanya karena kandungan albuminnya tinggi. Karena albumin dibutuhkan oleh kasus gagal ginjal, maka diklaim semua kasus ginjal apa saja bisa disembuhkan dengan ikan gabus. Bahkan diklaim bisa membersihkan ginjal, padahal sejatinya ginjal tidak perlu dibersihkan.

Terapi alternatif dijadikan industri
Pihak industri memanfaatkan isu zat berkhasiat dalam suatu bahan alam sebagai bisnis. Hanya karena suatu bahan alam mengandung zat antioxidan, misalnya, dan penyebab kanker antara lain kekurangan antioxidan, maka dianggap mengonsumsi antioxidan bisa menyembuhkan kanker. Logika medisnya tidak demikian.

Banyak tawaran terapi alternatif yang tidak nalar di mata medis. Kasus tidak punya anak lebih sepuluh penyebabnya, pada suami maupun pada istri. Bagaimana sebuah cara, atau suatu ramuan, bisa mengatasi semua penyebabnya, tentu tak mungkin.

Diabetes hanya bisa dikendalikan, untuk sembuh total perlu teknologi stem-cell. Jadi bohong kalau ada obat atau cara alternatif yang mengaku bisa menyembuhkan kencing manis.
Dunia medis bukan menafikan terapi alternatif.

Ada sekelompok terapi atau healing alternatif yang diterima medik sebagai complementary alternative medicine, termasuk acupuncture, acupressure, homeopathy, chiropractic, untuk menyebut beberapa. Namun tidak setiap alternatif serta merta bisa diterima karena belum tentu masuk akal medis.

Berobat yang sudah pasti sajalah. Kalau dunia medis punya obat dan caranya, kenapa bersusah mencari alamat berobat yang lain yang belum jelas. Susahnya masyarakat kita kebanjiran iming-iming berobat yang tak jelas masih bebas beredar di banyak iklan media massa selain tayangan televisi.

Masih ada stasiun televisi kita yang menayangkan pengobatan dan penyembuhan yang tidak jelas. Ini catatan buat Departemen Kesehatan.
Di mana-mana negara, bukan dokter sekadar menganjurkan obat tertentu saja pada pasien, ada regulasinya.

Di kita bukan dokter bisa dengan bebas menawarkan program diet, program terapi, bahkan sampai yang bersifat invasive kepada masyarakat luas, tanpa ada pasal hukumnya.

Bahkan disinyalir sudah ada korbannya sekalipun, siapa saja di kita masih bisa bertindak seperti profesi dokter. Ini catatan lain buat Ikatan Dokter Indonesia juga.

Salam sehat,
Dr HANDRAWAN NADESUL

Note :
Pasien harus cerdas dan kritis.. check yang menelitinya sudah berapa ratus orang?? Check penulisnya .. check Institusinya.. ini penting sekali.. terus kalau yang “ngendorse” adalah Pak Mentri Ristekdikti serta Rektor UA apa ya masih meragukan?

Nyi KRLL Andriani Primardiana
Ki Djoko Agus Purwanto

www.meditea.co.id

Read more...

EGCG DARI MediTea AMAN DIKONSUMSI

EGCG DARI TEH AMAN DIKONSUMSI

Asslamualaikum wr Wb
Saya ini paling sering mendapatkan pertanyaan dari para pengguna MediTea.. mbk apakah terus menerus dalam jumlah banyak itu tidak merusak ginjal??

Apakah aman diminum ibu hamil?? Apakah bisa diberikan pada anak² ?

EGCG DARI TEH AMAN DIKONSUMSI

Meditea yang berisi ekstrak teh dengan kandungan EGCG aman digunakan sehari-hari bahkan dalam jangka waktu yang lama seperti kita minum teh biasa. Menurut FDA (US Food and Drug Administration), katekin di dalam ekstrak teh hijau dinyatakan masuk dalam kategori GRAS (Generally Recognized as Safe) dengan Notice nomer GRN 259.

Senyawa EGCG tidak toksik, dan mudah larut dalam air sehingga jika berlebih akan mudah dikeluarkan melalui urin. Studi pada penggunaan ekstrak teh per oral diperoleh bahwa untuk orang dengan berat 60 kg, penggunaan ekstrak teh sebanyak 150 gram setiap hari masih taraf aman (Hsu et al., 2011).

Uji toksisitas terhadap penggunaan EGCG diperoleh bahwa konsumsi EGCG sebanyak 30 gram sehari dan digunakan setiap hari masih tidak dijumpai adanya efek samping atau NOAEL (No Observed Adverse Effect Level)(Isbucker et al., 2006).

Kira²nya sekitaran 18box MediTea sehari itu masih aman, cuman jangan dilakukan karena pasti saya akan menjadi buronan pasien

Jadi dosis EGCG seperti yang telah disebutkan di atas masih terlalu kecil untuk menghasilkan efek samping. EGCG yang terdapat dalam teh juga tidak toksik terhadap ginjal pada pemakaian yang lama sekalipun.

Jumlah EGCG yang diakumulasi pada ginjal hanya 0,28% dari total yang kita minum (Chen & Lin, 2015) dan bahkan EGCG sangat bermanfaat bagi ginjal karena mencegah renal fibrosis dan kerusakan sel ginjal akibat pembentukan batu ginjal (Kanlaya et al., 2016).

Kalau untuk anak² sangat aman.. 1 sach sehari menjadikan tumbuh kembang anak² lebih maksimal karena daya tahan tubuhnya meningkat, tidak mudah sakit.. jadi tubuhnya tidak sibuk ngurusi efek samping dari obat²an kimiawi yang dikonsumsi.. pertumbuhannya maksimal.

Jika anak saya alergian bagaimana mbk? atau saat flu , pilek dan batuk berapa dosisnya?? Monggo yang hari² biasa hanya 1 sach ditingkatkan menjadi 3x nya.. bahkan saat anak² diare beri langsung 2 sach.. Insha ALLOH akan segera membantu kesembuhan, tetapi jika masih belum sembuh segera dibawa ke dokter .. berarti ada sesuatu penyebab yang lain.. tetap jaga agar anak tidak dehidrasi ya.. oralit.

Bagaimana dengan ibu hamil dan menyusui apakah aman mengkonsumsi MediTea ?
Sangat aman.. malah jika ada masalah dalam kehamilan misal si anak terdiagnosa DS.. kejar dengan EGCG Dosis tinggi agar pertumbuhan dan perkembangan otaknya maksimal.

Begitu juga untuk yang sedang hamil tetapi ada kista dan fam misalnya.. monggo tetap ihtiyar dengan MediTea agar hormonalnya stabil dan terjaga … tetapi bagi ibu hamil.. beri jarak konsumsinya dengan waktu makan dan minum vit. zat besi.. jedakan1-2 jam..

Dan banyak kesalahan dalam mempersepsikan DOSIS PENCEGAHAN, begini ya pemirsah.. yang dikatakan pencegahan itu adalah ketika kita belum pernah terdiagnosa dan terdeteksi dari salah satu penyakit Degeneratif.. kalau sudah hipertensi .. asam aurot.. atau yang lainnya kalau hanya minum 1 sach/ hari ya sangat kurang manfaatnya , itu sudah masuk dosis Penyembuhan atau terapeutik.

Karena banyak yang komplen ..
“mbk Andri saya sudah konsumsi 1 sach MediTea/hari selama 3 bulan tapi koq tensi saya masih tinggi.. kan saya tidak sakit kanker… ” saya masih sangat sehat koq.

Walahhhh Mpokkkk baca dongggg… makanya ini perlunya saya nulis panjang lebarrrr… di www.meditea.co.id … belajar dan belajar lagi yak .. dah gitu badannya gemukkk pula… semua dimakan.. gak ada pantangan blas.. gak mau “ngerem mulut” , dah gak mau minum obat darah tingginya pula.. jika sekarang belum “stroke” itu dah mukjijat banget… segera bersyukurrr dan ngajiiiii.. jangan tunggu keplas dulu … waduhh

Terus kalau pertanyaannya begini bagaimana Kanjeng Ratu Loro Lungo mau ngejawabnya??? Saya juga manusia.. akhirnya yang terjadi saya ambil air wudhu.. sholat sunnah “mutlak” 2 RA.. agar adhem lagi darah dan nafsu amarahku nih.. langsung ambil telp. “Pipa jam berapa pulangnya??? Butuh hiburan nih.. belaian dan helikopteran yang lamaaaa … kondisi darurat perang. Jawab yang disana.. “SIAP LAKSANAKAN” wkwkwkwk tapi ada tambahannya “nggak usah oles2 minyak si nyong nyong yak”

Itulah mengapa kita diuji sakit… agar kita bersabar dan ihlas.. agar kita ingat ALLOH.. berpuasalah.. kembali pada perintahNya.. sholat lah yang khusyuk.. beribadalah yang kencenggg… jangan memilih jalan hidup yang berlebih²an.. menurutkan hawa nafsu.

Isi Lambung hanya dengan 1/3 makanan, 1/3 air dan 1/3 udara. Jangan masukin sampah yang mubazir… beri kesempatan tubuh beristirahat.. jangan ngunyahhh mulu.. lupa doa pula kalau lihat makanan enak… lapar mata..

Tetapi jika itu hal berat bagimu, Rasululloh bilang .. BERPUASALAH… niscaya semua kebaikan akan diberikan ALLOH bersama kita semuanya. Pelihara nikmatNya dengan mengatur cara hidup yang sesuai dengan anjuran Rasululloh dan Alquran..

Dah ah.. koq malah curcol.. tapi bener lho kalau suntuk dan judek.. plus manyun.. pelarian terbaik adalah cari suami dan istri yang sah.. segera lakukan gerakan Menek Lemari.. Insha ALLOH setelah mendapat pahala ibadah umroh.. kta akan lebih sehat.. agar lebih afdol lagi sebelumnya mandi dan semprot minyak wangi ya.. biar gak bau apek…

Sekali lagi .. mohon maaf lahir batin… tulisan ancur yang ilmiah karena didukung jurnal² ilmiah wkwkwkwkwk.. tahu kan esmosihh jiwa.

Wassalamualaikum Wr Wb

Salam sehat selalu…

Andriani Primardiana

#mumpunglibur
#ayoML
#3rondesajah
#dijaminDengkulLemass
#pikiranNyantai
#DosaSebagianIlang
#SehatCeriahhh
#DapatCucuLagi
#MaafinBahasanya

Read more...

KOMBINASI PENGOBATAN EGCG-METFORMIN MERUPAKAN KOLABORASI YG BAIK UTK PENYEMBUHAN KANKER PARU-PARU NON SMALL SEL

KOMBINASI PENGOBATAN EGCG-METFORMIN MERUPAKAN KOLABORASI YG BAIK UTK PENYEMBUHAN KANKER PARU-PARU NON SMALL SEL

Assalamualaikum Wr Wb
Selamat pagi saudara²ku tersayang, pagi ini saya mendapatkan kuliah yang sangat menggembirakan dalam pengobatan kanker paru² , ada efek Off Label dari Metformin yang sangat bagus dalam meningkatkan sensitifitas pemberian EGCG dalam pengobatan kanker paru², dengan cara

Metformin Sensitizes Non-small Cell Lung Cancer Cells
to an Epigallocatechin-3-Gallate (EGCG) Treatment by
Suppressing the Nrf2/HO-1 Signaling Pathway

Kanker paru-paru sel non-kecil (NSCLC) adalah jenis kanker paru yang paling umum.
(-) – Epigallocatechin-3-gallate (EGCG), polifenol utama dalam teh hijau, secara luas dipelajari sebagai kanker
agen kemopreventif dengan efek anti-kanker potensial. Faktor terkait NF-E2 2 (Nrf2) / heme , jalur pen sinyalan oksigenase-1 (HO-1) dianggap memediasi resistensi seluler terhadap EGCG.
Metformin, obat antidiabetik klasik, telah terbukti dapat mencegah perkembangan kanker.

Peneliti belum melaporkan apakah metformin mempotensiasi efektivitas anti-kanker EGCG. Dalam studi ini,
metformin menghambat ekspresi HO-1 dan meningkatkan efek anti-tumor EGCG.

Metformin juga meningkatkan spesies ROS (spesies oksigen reaktif) yang diinduksi oleh EGCG (100 μM), selanjutnya
menghasilkan apoptosis. Berdasarkan hasil penelitian in vivo, ukuran xenograf yang diterapi dengan kombinasi metformin dan EGCG lebih kecil dari kelompok lain.

Secara mekanis, metformin
modulasi jalur EGCG-aktif Nrf2 / HO-1 melalui Sirtuin 1 (SIRT1) -dependen deasetilasi Nrf2. Terlebih lagi, metformin meningkatkan ekspresi SIRT1 secara parsial melalui
Jalur NF-kB.

Relatif, kombinasi EGCG dan metformin menunjukkan dampak yang kecil sel-sel BEAS-2B epitel ginjal yang normal. Berdasarkan temuan kami, metformin peka terhadap sel NSCLC
pengobatan EGCG dengan menekan jalur pensinyalan Nrf2 / HO-1.

Semoga bermanfaat ya …
Wassalamualaikum Wr Wb

Andriani Primardiana
Djoko Agus Purwanto

 

Read more...
WhatsApp chat