BAGAIMANA JIKA DOSIS BERLEBIH ? BERBAHAYAKAH UNTUK GINJAL?

BAGAIMANA JIKA DOSIS BERLEBIH ? BERBAHAYAKAH UNTUK GINJAL?

BAGAIMANA JIKA MENGGUNAKAN EGCG (MediTea) DENGAN DOSIS BERLEBIH ??? BAHAYAKAH UNTUK GINJAL??

MediTea hanya berisi ekstrak teh saja dengan bahan pembawa yang aman. Menurut FDA (US Food and Drug Administration), katekin di dalam ekstrak teh hijau dinyatakan masuk dalam kategori GRAS (Generally Recognized as Safe) dengan GRAS Notice nomer GRN 259 artinya dikenal aman untuk digunakan bahkan dalam jangka waktu yang lama.

Hal ini karena EGCG selain senyawanya sendiri tidak toksik, juga termasuk senyawa yang mudah larut dalam air sehingga jika berlebih akan mudah dikeluarkan melalui urin.

Studi pada penggunaan ekstrak teh per oral (mulut) diperoleh bahwa untuk orang dengan berat 60 kg, penggunaan ekstrak teh sebanyak 150 gram setiap hari masih taraf aman (Hsu et al., 2011).

Uji toksisitas terhadap penggunaan EGCG diperoleh bahwa konsumsi EGCG sebanyak 30 gram sehari dan digunakan setiap hari masih tidak dijumpai adanya efek samping atau NOAEL (No Observed Adverse Effect Level) (Isbrucker et al., 2006).

Jadi dosis EGCG dalam 2 sachet Meditea 160 mgr/sachet, pagi-siang-malam dalam sehari masih jauh di bawah hasil penelitian tersebut, artinya masih terlalu kecil untuk menghasilkan efek samping.

BEBERAPA KONSUMEN MENANYAKAN BAGAIMANA EFEK EGCG TERHADAP GINJAL???

Jumlah EGCG yang diakumulasi pada ginjal hanya 0,28% dari total yang kita minum (Chen & Lin, 2015) dan bahkan EGCG sangat bermanfaat bagi ginjal karena mencegah RENAL FIBROSIS & KERUSAKAN SEL GINJAL AKIBAT PEMBENTUKAN BATU GINJAL (Kanlaya et al., 2016).

BERAPA DOSIS UNTUK MEMBUNUH SEL KANKER ???

Masalah berikutnya yang muncul adalah seberapa banyak teh yang dibutuhkan agar dapat membunuh sel kanker? Apakah satu gelas teh sudah cukup untuk membunuh kanker? Tentu jawabnya tidak.

Jika demikian seberapa banyak 100 uM seperti hasil penelitian di (foto) . Satuan uM (mikro Molar) adalah satuan untuk konsentrasi EGCG di dalam darah, sehingga untuk mengetahui seberapa banyak EGCG yang dibutuhkan harus dirubah dahulu ke dalam bentuk milligram.

Dengan asumsi volume darah manusia dewasa sebanyak 5 liter, maka diperoleh dari perhitungan bahwa 100 uM EGCG setara dengan sekitar 225 mg.

PERBANDINGAN KANDUNGAN EGCG PADA TEH HIJAU BIASA DENGAN MEDITEA

Dalam satu gelas TEH HIJAU BIASA (berupa daun kering/bubuk) yg bukan merupakan ekstraksi

HANYA terkandung EGCG didalamnya sekitar 20-35 mg EGCG, sehingga dibutuhkan kira-kira 7 sampai 11 cangkir teh untuk mendapatkan hasil yang sama dengan 1 sach MediTea dan harus dilakukan 3 kali sehari agar diperoleh jumlah yang konstan. Dengan demikian dibutuhkan total 21-33 cangkir teh hijau curah (Tehjo dariJapan n Cina) setiap hari. Untuk yang curah pernah dihitung kadar EGCG nya lebih rendah lagi.

Apabila menggunakan Teh Hijau Ekstrak (molekulnya berukuran mikro) MEDITEA,

Dalam 1 sachet MediTea mengandung 160 mg EGCG. Untuk mendapatkan kandungan 100 uM EGCG di dalam darah dibutuhkan 2 sachet Meditea atau 2 cangkir MediTea hangat dalam sekali minum dan dilakukan 3 kali sehari yaitu pagi 2 sachet, siang 2 sachet dan malam 2 sachet atau 6 sachet perhari. Jumlah air hangat yang dibutuhkan terserah disesuaikan dengan selera.

Dengan demikian penderita kanker dan penyakit degeneratif lainnya (hipertensi, Diabetes Melitus, Stroke, jantung, kolesterol, asam urat dll) dalam melakukan terapi teh menggunakan Meditea sangat santai dan nyaman.

Rasa Meditea sengaja dibuat dengan rasa yg alami dan segar disesuaikan dengan teh hijau dari negeri Sakura yang dipakai untuk upacara minum teh, agar pasien merasakan kenyamanan serta tidak terbebani seolah-olah tidak sedang melakukan terapi.

Walaupun disarankan penyeduhannya tidak menggunakan gula rasa dari MediTea tidak pahit dan tetap enak, bahkan masih lebih pahit teh tawar yg biasa kita beli di Warteg dibandingkan MediTea. (ini bukan ngiklan.. ttp kenyataan, karena dibuat berdasarkan selera dari penelitinya dan istrinya yg super duper cerewetnya…sssttt ini sangat rahasia)

DOSIS PENCEGAHAN
Bagi orang sehat cukup 1-2 sachet per hari pada pagi hari.

NOTED :
Tulisan ini sengaja kami sampaikan kepada bapak, ibu serta saudara sekalian agar mendapatkan informasi yang benar tentang teh sebagai anti kanker yang didasarkan pada bukti hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh para ilmuwan dan direview oleh para ahli di bidangnya sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan dan dipercaya.

Kami menyadari bahwa bagi penderita kanker waktu sangatlah penting untuk bisa meraih kesehatannya kembali. Informasi yang kami sampaikan bukanlah sekedar pendapat atau katanya orang, tetapi sebagai buah dari penelitian yang dilakukan di laboratorium yang apabila terdapat kejanggalan cara berpikir atau alur logika yang tidak benar pastilah ditolak untuk dipublikasikan sebagai kebenaran ilmiah.

MediTea diproduksi oleh PT.Asimas untuk PT.Dharma Putra Airlangga yg merupakan perusahaan milik Universitas Airlangga. Produksi terbaru disempurnakan dengan hologram LOGO Universitas Airlangga.

PUSTAKA

Chen, ZM., & Lin, Z., 2015. Tea and human health: biomedical functions of tea active components and current issues. J Zhejiang Univ Sci B., 16(2):87-102

Du, GJ., Zhang, Z., Wen, XD., Yu, C., Calway, T., Yuan, CS., and Wang, CZ., 2012. Epigallocatechin Gallate (EGCG) Is the Most Effective Cancer Chemopreventive Polyphenol in Green Tea. Nutrients, 4, 1679-1691

Hsu YW, Tsai CF, Chen WK, et al., 2011. A subacute toxicity evaluation of green tea (Camellia sinensis) extract in mice. Food Chem Toxicol. 49(10):2624–2631.

Isbrucker RA, Bausch J, Edwards JA, et al., 2006. Safety studies on epigallocatechin-3-gallate (EGCG) preparations. Part 1: genotoxicity. Food Chem Toxicol. 44(5):626–635.

Kanlaya, R., Khamchun, S., Kapincharanon, C., & Thongboonkerd, V., 2016. Protective effect of epigallocatechin-3-gallate (EGCG) via Nrf2 pathway against oxalate-induced epithelial mesenchymal transition (EMT) of renal tubular cells. www.nature.com/scientificreports

Siegel, R., Naishadham, D., Jemal, A., 2012. Cancer Statistics. CA: Cancer J. Clin., 62, 10–29. �

Surabaya, 21 Desember 2017

video edukasi klik dibawah ini
https://youtu.be/pKxGj-O0MVM

Djoko Agus Purwanto
Andriani Primardiana

*bukantulisanabal²#
*ygpromoMENRISTEKDIKTI&REKTORUNAIR#
*produkUnggulanUniv.Airlangga#
*lengkapjurnalpendukungnya*
*dosisdihitungdengancermat#
*PilihTehHijauYgTerstandart#
*warnacoklatkemerahan#
*tanpaendapan#
*tanpapewarna#
*tanpaperasa#

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


WhatsApp chat